Uncategorized | Safira Grup

Tips Memilih Bahan Bangunan

Pemilihan bahan bangunan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam membangun sebuah rumah. Pemilihan bahan bangunan yang tepat akan memberikan banyak manfaat, seperti tahan lama, mudah dirawat, dan efisien dalam penggunaan energi.

 

Sebaliknya, pemilihan bahan bangunan yang salah bisa berakibat fatal, seperti rusaknya bangunan atau meningkatnya tagihan energi. Ada banyak hal yang perlu Anda persiapkan sebelum memilih bahan bangunan. Berikut adalah beberapa tip memilih bahan bangunan yang tepat untuk rumah atau bangunan Anda.

 

1. Pertimbangkan Kegunaannya

 

Pertimbangkan penggunaan ruangan atau area yang akan Anda bangun. Apakah area tersebut akan sering digunakan atau hanya sekali saja? Apakah area tersebut akan terkena paparan sinar matahari atau air? Pertimbangkan juga apakah bahan bangunan yang Anda pilih dapat menahan beban atau tekanan yang mungkin terjadi di area tersebut.

 

Misalnya, jika sedang membangun teras, Anda mungkin ingin mempertimbangkan bahan bangunan yang tahan lama dan tahan terhadap cuaca. Kayu, misalnya, adalah bahan yang umum digunakan untuk teras. Akan tetapi, kayu membutuhkan perawatan yang lebih sering.

 

Oleh karena itu, Anda mungkin ingin mempertimbangkan bahan bangunan alternatif, seperti beton atau batu alam. Batu alam adalah pilihan yang sangat tahan lama dan memiliki penampilan yang elegan, tetapi dapat menjadi mahal.

 

Beton, di sisi lain, tahan lama dan mudah dirawat, tetapi mungkin kurang menarik secara estetika. Baca juga: Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Bata Ringan Sebagai Bahan Bangunan Untuk area dalam rumah, seperti kamar tidur, Anda mungkin ingin mempertimbangkan bahan yang dapat memberikan kenyamanan termal dan akustik.

 

Bahan isolasi, seperti busa isolasi, kaca berganda, dan kertas daur ulang, adalah pilihan yang baik untuk memastikan kenyamanan termal dan akustik di dalam rumah.

 

2. Pertimbangkan Kualitas

 

Pastikan memilih bahan bangunan yang memiliki kualitas baik. Bahan bangunan berkualitas rendah dapat mengakibatkan kerusakan pada bangunan Anda sehingga perlu diganti lebih cepat.

 

Pertimbangkan pula memilih bahan bangunan yang tahan lama dan mudah dirawat. Salah satu bahan bangunan yang sangat populer saat ini adalah bata. Bata sangat tahan lama dan mudah dirawat, serta memiliki sifat isolasi termal yang baik.

 

Namun, pastikan memilih bata berkualitas tinggi untuk memastikan keamanan dan keandalan. Selain itu, pastikan juga memeriksa label produk sebelum membeli bahan bangunan. Label produk yang baik harus mencantumkan informasi tentang bahan, kualitas, dan cara penggunaannya.

 

3. Pertimbangkan Harga

 

Harga selalu menjadi faktor penting ketika memilih bahan bangunan. Pastikan Anda menetapkan anggaran yang realistis dan mencari bahan bangunan yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

 

Jangan tergoda oleh harga yang terlalu murah karena hal itu mungkin menandakan kualitas yang buruk. Jika sedang mencari bahan bangunan yang terjangkau, Anda mungkin ingin mempertimbangkan bahan bangunan daur ulang.

 

Bahan bangunan daur ulang dapat memberikan keuntungan lingkungan dan sering kali lebih terjangkau daripada bahan bangunan baru.

 

4. Pertimbangkan Faktor Lingkungan

 

Pertimbangkan bahan bangunan yang ramah lingkungan, seperti bahan bangunan yang terbuat dari bahan daur ulang atau bahan bangunan yang dapat didaur ulang. Hal ini dapat membantu mengurangi dampak negatif pada lingkungan.

 

5. Pertimbangkan Keselamatan

 

Pastikan memilih bahan bangunan yang aman dan tidak mengancam kesehatan Anda. Beberapa bahan bangunan mungkin mengandung bahan kimia atau asap yang berbahaya bagi kesehatan Anda dan orang lain yang tinggal di dalam bangunan.

 

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, Anda dapat memilih bahan bangunan yang tepat untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan keindahan rumah atau bangunan Anda. Selalu ingat untuk mempertimbangkan kegunaannya, kualitas, harga, efisiensi energi, faktor lingkungan, serta keselamatan saat memilih bahan bangunan.

Lebih Baik Mana, Rumah 2 Lantai atau 1 Lantai?

Rumah 2 lantai menjadi solusi bagi setiap orang yang ingin memiliki ruangan lebih banyak. Namun di sisi lain, rumah 1 lantai masih diminati sebagian besar orang karena faktor keamanan dan kenyamanannya. Lalu, faktor yang membedakan dari 2 bentuk rumah yang paling umum di Indonesia ini?

Faktor Luas Bangunan

Dari sisi luas bangunan, jelas rumah 2 lantai akan lebih diunggulkan apabila dibangun di lahan yang sempit. Seperti di perumahan dengan keterbatasan lahan, opsi tersebut dapat menjadi pilihan terbaik apabila ingin memiliki rumah yang terkesan luas.

Namun apabila memiliki lahan yang cukup luas, rumah 1 lantai mungkin bisa menjadi opsi terbaik. Seperti halnya rumah di pedesaan, kebanyakan dibangun di lahan yang cukup luas. Sehingga, rumah 1 lantai pun cukup untuk menampung banyak keluarga.

Baca Juga : Keuntungan Beli Rumah Indent

Faktor Biaya

Rumah 1 lantai pada dasarnya memiliki keunggulan dari biaya yang relatif lebih murah. Biaya yang dikeluarkan untuk membangun rumah 1 lantai tentu lebih sedikit dibandingkan dengan membangun  2 lantai.

Rumah 1 lantai bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mereka yang mau memiliki rumah dengan budget terbatas. Atau bisa jadi rumah 1 lantai cocok untuk mereka yang baru pertama kali membeli rumah.

Faktor Keamanan dan Kenyamanan

Pada faktor ini, masing masing memiliki keunggulan dan kekurangannya. Seperti contoh, pada rumah 1 lantai mungkin akan lebih aman saat dihuni oleh lansia atau anak anak. Rumah 2 lantai akan menyulitkan pergerakan lansia yang ingin naik turun tangga. Potensi terjatuh di tangga juga menjadi problem bagi anak anak di rumah tersebut.

Namun di sisi kenyamanan, rumah 2 lantai mungkin akan menjadi pilihan yang tepat. Akan ada area terpisah bagi penghuni di lantai 1 dan 2. Sehingga, privasi antar penguni lebih terjaga. Sirkulasi udara di rumah tipe ini pun akan lebih lancar dibandingkan dengan rumah 1 lantai.

Sulit Membangun Rumah 2 Lantai di Perumahan

Faktor terakhir ini berlaku untuk mereka yang membeli rumah di developer. Biasanya, rumah yang disediakan hanya bertipe 1 lantai. Apalagi yang membeli rumah di perumahan subsidi. Rumah subsidi hanya direkomendasikan renovasi perluasan bukan peningkatan. Tentunya juga butuh waktu beberapa tahun sampai bisa melakukan proses renovasi. Sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada.

Lalu, ada nggak sih perumahan yang menyediakan rumah 2 lantai?

Tentunya pasti ada, perumahan mewah di kota kota besar biasanya menyediakan rumah dengan pilihan 2 lantai. Tetapi harga yang ditawarkan pasti akan sangat tinggi. Tidak sebanding dengan kemampuan rata rata masyarakat Indonesia.

Apakah ada solusi untuk masyarakat yang ingin membangun dengan budget yang tidak terlalu besar?

Pasti ada tentunya, di perumahan Safira Grup masyarakat dapat melakukan custom pada rumah yang dibeli. Salah satu kemudahan yang didapat ialah pembeli bisa menambah lantai dari rumah yang ia beli. Tentunya dengan biaya relatif lebih murah apabila dibandingkan dengan membeli langsung di perumahan yang sudah ready stock.

Safira Mangesti Raya Bebas Desain Rumah

Optimized with PageSpeed Ninja