Surat Penting yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Anda Membeli Rumah Baru di Solo - Safira Grup - Perumahan di Solo

Surat Penting yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Anda Membeli Rumah Baru di Solo

Surat Penting yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Anda Membeli Rumah Baru di Solo

admin
March 22, 2021
Blog
  1. Surat Kepemilikan Atas Rumah yang Dijual

Di Indonesia surat kepemilikan tanah terdiri dari Sertifikat Hak Milik (SHM), Sertifikat Hak Pakai (SHP), dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Dari ketiga jenis surat kepemilikan tersebut SHM merupakan surat yang sifatnya lebih permanen. Surat SHM tidak ada batas waktunya dan memiliki perlindungan hukum yang lebih kuat. Sedangkan, SHP dan SHGB biasanya harus diperpanjang setiap beberapa tahun.

Adanya sertifikat kepemilikan tanah yang resmi dapat mencegah terjadinya permasalahan terkait lahan. Apabila rumah belum memiliki sertifikat kepemilikan tanah, besar kemungkinan lahan tersebut akan jadi sengketa di kemudian hari. Anda sebaiknya membaca dengan teliti keterangan dalam surat kepemilikan tersebut, baik luas maupun nama pemilik. Jika nama yang tertera dalam sertifikat berbeda dengan penjualnya, harusnya ada surat kuasa dari pemilik aslinya.

  1. Akta Jual Beli yang Terakhir

Dalam SHM biasanya disertakan juga akta jual beli (AJB) pada pembelian yang terakhir. Hal ini berarti rumah tersebut pernah diperjualbelikan. Pada AJB juga harus disertai keterangan dari notaris. Peran notaris dalam surat terebut adalah sebagai saksi transaksi. Jika ada notaris dalam surat tersebut, ini menandakan kesahan dari AJB. Selain itu, juga harus ada kesaksian dari PPAT pada surat tersebut.

  1. Surat Pajak Bumi Bangunan

Selain akta dan surat kepemilikan, suatu rumah yang akan diperjualbelikan harus memiliki surat pajak bumi dan bangunan (PBB). Surat pajak ini menjadi bukti bahwa pemilik asli dari rumah tersebut secara rutin telah membayar pajak yang terkait dengan rumah tersebut. Anda juga perlu meminta bukti pembayaran PBB untuk menguatkan kesahan surat tersebut.

Kelengkapan surat pajak nantinya bisa mempermudah Anda untuk meneruskan pembayaran pajak saat rumah sudah Anda beli. Anda juga akan terhindar dari denda yang diakibatkan masalah PBB yang tidak dibayar oleh pemilik rumah sebelumnya. Hal yang terpenting surat pajak ini sangat diperlukan dalam pengurusan SHM nantinya.

  1. Surat Izin Mendirikan Bangunan

Surat izin ini tidak kalah penting dengan surat lainnya. Surat ini dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Jika surat ini tidak terurus pemilik surat bisa didenda atau dilakukan pembongkaran pada rumah. Pastikan luas yang tertera di IMB sama dengan luas tanah yang sebenarnya jika ada perbedaan IMB harus diurus lagi. Jika membeli perumahan, Anda harus memastikan IMB dibuat per individu bukan IMB atas nama seluruh kompleks perumahan.

  1. Surat Bukti Pembayaran Tagihan Rutin Rumah Tersebut

Surat bukti tagihan ini bukti bahwa pemilik rumah selalu mengurus pembayaran tagihan listrik, telepon, dan PDAM dari rumah tersebut. Jika ada penunggakan bayaran tagihan dari pemilik sebelumnya, Anda sebagai pemilik baru bisa terkena dampaknya. Seumpama hal ini terjadi, Anda akan direpotkan dengan urusan tagihan yang membuat Anda harus membayar tagihan yang tidak terbayar dan mendapat saksi.

Pembelian rumah baru di Solo harus bersifat legal demi  keamanan Anda. Untuk memperlancar proses pembelian dan memastikan Anda membeli rumah tanpa sengketa. Anda harus pastikan rumah tersebut punya surat perizinan dan bukti tagihan yang lengkap.

Info Lebih Lanjut, Klik